Tentang File Sharing Protocol
Seringkali kita mendownload sebuah file via protocol torrent ini, namun
mungkin kadang-kadang kita tidak terlalu memahami apa dan bagimana
sebenarnya torrent ini. Terutama pada istilah-istilah khusus yang ada di
torrent, seperti “peers”, “seed”, “seeding”, dan apa arti dari
istilah-istilah tersebut, dan apa faktor yang terpengaruhi dan
mempengaruhi istilah-istilah tersebut.
Sebelum bergerak lebih jauh, ada baiknya jika kita mengenal terlebih
dahulu secara sangat singkat perihal teknologi torrent. Sebenarnya
istilah “torrent” mengacu pada sebuah jenis file container “.torrent”
yang menggunakan teknologi peer-to-peer yang dinamakan BitTorrent.
Seperti halnya sharing protocol yang lain, seperti Gnutella,
eDonkey2000, FastTrack, dll, BitTorrent juga merupakan protokol yang
berbasis sharing community, yang artinya, semua file yang ada di dunia
protokol BitTorrent ini merupakan ’sumbangan’ dari user (peer) yang
dengan sengaja ‘berbagi’ sebuah file dengan cara memberikan akses publik
melalui file container .torrent. Pada saat kita akan mendownload sebuah
file di protokol BitTorrent, kita hanya perlu mendapatkan sebuah file
.torrent (lihat definisinya di bagian berikut tulisan ini) yang
ukurannya tidak terlalu besar, sebagai ‘pemandu’ kita menuju file yang
kita ingin download.
Sebagai gambaran perbandingan jenis sharing protocol, Limewire
menggunakan protokol Gnutella sebagai basis protokolnya (namun support
juga ke protokol BitTorrent), bukan menggunakan protokol BitTorrent.
Sedangkan Azureus atau BitTorrent menggunakan protokol bittorrent
sebagai basis protokol peer-to-peer sharing-nya.
Tentang BitTorrent
BitTorrent adalah sebuah protokol peer-to-peer yang memperbolehkan user
untuk terhubung secara langsung dengan user lain untuk mengirim atau
menerima bagian dari sebuah file, melalui sebuah server sentral yang
dinamakan “tracker”. Tracker ini tidak memiliki atau mengandung
informasi tentang sebuah file. Tracker hanya mengatur dan
mengkoordinasikan sebuah koneksi diantara setiap peer.
Untuk mendownload sebuah file yang berada di protokol BitTorrent,
pertama kita harus memiliki aplikasi BitTorrent client yang berfungsi
sebagai torrent downloader. Daftar aplikasi bittorrent client ini bisa
dilihat di halaman wikipedia berikut ini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Comparison_of_BitTorrent_software
Apa itu torrent?
Setelah mencari tahu lewat Wikipedia, sebenarnya tidak ada istilah
“Torrent”, melainkan “.torrent”, dengan sebuah titik (dot) didepannya,
yang mengindikasikan bahwa istilah tersebut mengacu kepada ekstensi
sebuah file. File .torrent prinsipnya adalah sebuah file “container”
yang berisi informasi tekstual yang diperlukan untuk men-download sebuah
file. Informasi yang terkandung dalam sebuah file .torrent antara lain
besar ukuran file, nama file, alamat track URL, komentar, dan lain-lain.
Beberapa istilah dalam Torrent
Seed/Seeder
Adalah orang yang telah memiliki full copy dari sebuah file torrent.
Kategori seeder ini adalah orang yang membuat torrent awal ataupun
orang-orang yang telah selesai men-download sebuah file dan secara
otomatis meng-upload-nya. Logikanya, makin banyak jumlah seeders, maka
presentase keberhasilan download sebuah file makin besar.
Leecher
Adalah orang yang baru saja men-download sebuah file torrent dan sama
sekali tidak memiliki sebagian ataupun keseluruhan dari sebuah file.
“Peer” juga masuk ke dalam kategori Leecher sebagai user yang sama
sekali belum memiliki sebagian atau keseluruhan file.. Istilah “Peer”
juga bisa diartikan sebagai “user” atau “client”.
A-hit-and-runner
Adalah seorang leecher yang telah berhasil mendownload seluruh file dari
sebuah file torrent, namun tidak meng-seed file tersebut sampai rasio
mereka mencapai 1.0. Tentu saja ini adalah sebuah perilaku yang tidak
menyenangkan. ‘A-hit-and-runner’ ini sering juga disebut atau sama saja
dengan Leechers, yang dikategorikan seperti sebuah parasit. Walaupun
istilah yang digunakan sama dengan seseorang yang baru saja akan
men-download sebuah file, tapi untuk istilah ini, lebih berkonotasi
negatif, dan merupakan perilaku yang buruk.
Swarm
Secara sederhana bisa disebut sebagai “ekosistem”, keseluruhan peers atau user yang sedang terkoneksi men-download sebuah file.
Apa itu “Ratio”?
Perbandingan antara jumlah upload dan download disebut: Rasio. Bit
Torrent adalah sebuah protokol berbagi, jadi tentu saja, berbagi menjadi
suatu keharusan. Sistem rasio ini digunakan untuk memantau jumlah
pengiriman dan penerimaan yang dilakukan.
Berapa jumlah Rasio yang baik?
1.0 atau lebih. Ini berarti kita telah meng-upload lebih dari yang kita
download. Sikap seperti ini sangat penting bagi ‘komunitas berbagi’ ini.
Walaupun seringkali kita sangat berat dan enggan untuk melakukan seed
dari file yang telah kita download, namun usahakan hal tersebut
dilakukan.
Mengapa proses download torrent lambat?
Ada beberapa faktor mengapa proses download via torrent sangat lambat.
1. Cek bandwidth internet anda.
Tentu saja jika bandwidth internet anda kecil, maka proses download menjadi lambat.
2. Peers/seeds yang tidak mencukupi.
Seeds yang banyak jelas akan mempercepat proses download, namun faktor
banyaknya jumlah leechers juga akan mempengaruhi kecepatan download.
Mungkin kita telah memilih file yang telah banyak berhasil di download,
namun jika terdapat banyak sekali Leechers, maka kecepatan download pun
akan terbagi-bagi kepada tiap Leechers tersebut.
3. Cek Firewall.
Jika firewall di komputer anda dalam keadaan aktif, maka hal tersebut
akan membatasi jumlah peers yang dapat terkoneksi dengan komputer anda.
Walaupun anda dapat terkoneksi ke luar, namun anda tidak akan bisa
melakukan koneksi ke luar. Set port dari program torrent downloader
anda, dan anda akan mendapatkan koneksi yang lancar.
4. Anda tidak cukup banyak meng-upload.
Ingat, bittorrent adalah protokol berbagi. Jika anda tetap keras kepala
untuk di berbagi (upload), maka user lain pun tidak akan mau berbagi
dengan anda. Beberapa klien bahkan akan memberitahu anda bahwa rasio
download yang anda lakukan telah seimbang dengan yang anda upload. Hal
ini sepertinya tidak menjadi masalah jika berada dalam swarm yang kecil,
namun biasanya akan menajadi masalah bila diapliaksikan ke swarm yang
besar. Untuk amannya, usahakan untuk melakukan proses berbagi dengan
cara meng-upload file yang telah berhasil anda download sesering
mungkin.
Diintisarikan dan diterjemahkan secara bebas dari:
http://www.demonoid.com/faq.php
http://en.wikipedia.org/wiki/Terminology_of_BitTorrent
http://en.wikipedia.org/wiki/BitTorrent
Source : http://deeriee.wordpress.com/