Tampilkan postingan dengan label Computer Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer Hardware. Tampilkan semua postingan

25 Oktober 2011

Tips Memperbaiki Printer Tidak Bisa Narik Kertas

Printer tidak bisa narik kertas..! itulah kejadian yang saya alami beberapa hari kemaren. Kerusakan printer ini terjadi pada Printer Canon IP1980, printer gagal ngeprint karena tidak bisa narik kertas secara sempurna, kertas tertarik tetapi miring sehingga mengakibatkan printer paper jam alias kertas macet pada printer.

Karena penasaran, apa yang menyebabkan printer tidak bisa narik kertas sehingga printer mengalami paper jam, akhirnya saya membongkar printer Canon IP 1980 tersebut. Setelah bersusah-payah ketemu juga penyebab printer tidak bisa narik kertas ini, yaitu patahnya As pada roda karet penarik kertas (bener ga ya namanya?) Penampakan Karet Penarik Kertas dengan bekas As yang patah ini terlihat pada gambar di bawah ini:


karet penarik kertas

Selengkapnya cara memperbaiki printer tidak bisa narik kertas pada Printer Canon IP1980 yang patah bagian As pada karet penarik kertas tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Bongkar casing printer Canon IP1980, dengan melepas baud dan mencongkel kait-kait pengunci dengan hati-hati. Posisi Karet Penarik Kertas pada printer Canon IP1980 kurang lebih tampak seperti gambar dibawah:

    mekanik printer canon ip 1980


  2. Ambil Karet Penarik Kertas tersebut dengan terlebih dahulu melepas Rangkaian Sensor Kertas yang ada diatasnya dan melepas Per Penjepit Kertas yang ada disebelah kiri (mohon maaf screenshoot-nya kurang detail  )
  3. Langkah selanjutnya adalah mengganti bekas As yang patah pada Karet Penarik Kertas tersebut dengan skrup atau baud yang seukuran, Caranya buat lubang terlebih dahulu pada bekas As yang patah tersebut dengan lurus (bisa menggunakan bor kecil untuk ngasih tanda aja) kemudian masukkan skrup sampai pas, seperti terlihat pada gambar dibawah:

  4. Setelah selesai, cobalah terlebih dahulu dengan memasangnya pada dudukannya. Setelah yakin posisi dan ukuran baud tersebut bisa menggantikan As yang patah, maka pasang kembali Karet Penarik Kertas tersebut ke posisinya, pasang Per Penjepit Kertas dan Rangkaian Sensor Kertas seperti semula.
  5. Setelah terpasang semua (kondisi seperti gambar pada langkah no 1), cobalah terlebih dahulu printer tersebut untuk ngeprint dokumen. Kalo printer sudah bisa narik kertas secara normal (tidak miring) dan bisa ngeprint dengan baik, barulah plastik cover dipasang kembali.
Demikianlah cara saya memperbaiki Printer Canon IP1980 yang tidak bisa narik kertas yang disebabkan karena As pada Karet Penarik Kertas yang patah. Trik ini juga bisa dicoba pada Printer Canon yang sejenis seperti misalnya Canon IP 1800 series. Selamat mencoba..
Read more >>

Memperbaiki Printer

Selama menggunakan printer, pernahkah anda menemui masalah berikut ?

  • Printer tidak dapat mencetak.
  • Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas.
  • Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh.
  • Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak.
  • Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya.
  • Kertas tidak dapat keluar dari printer.
  • Hasil cetakan bergaris -garis.
  • Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja.
  • Printer menjadi lambat dalam mencetak.
  • Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor.

Bila anda pernah menemui masalah -masalah diatas, mungkin tips-tips berikut ini dapat anda gunakan sebelum anda memutuskan untuk membawa printer anda ke bengkel.


1. Printer tidak dapat mencetak
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan printer tidak dapat mencetak. Anda dapat mulai untuk memeriksa hal-hal berikut:
  1. Periksa koneksi printer dengan jaringan listrik. Pastikan kabel power printer telah dicolokkan ke konektor (stop kontak) listrik dengan sempurna.
  2. Pastikan saklar “on-off” printer atau tombol switch printer dalam posisi “on”. Permasalahan yang diakibatkan oleh tidak adanya power untuk printer ini biasanya ditandai dengan tidak menyalanya LED (lampu indikator) dari printer tersebut, selama printer menggunakan LED untuk indikator power.
  3. Periksa sambungan kabel data printer, apakah sudah terhubung dengan port pararel / port USB di komputer dengan benar.
  4. Cobalah untuk menggunakan kabel data printer yang lain (pinjam teman) sebagai percobaan. Pernah terjadi kasus yang diakibatkan oleh putusnya tembaga dari salah satu kabel data di tengah-tengah kabel sehingga data dari komputer tidak dapat sampai ke printer.
  5. Apabila anda menggunakan sistem operasi Microsoft Windows, dan anda menggunakan printer yang terhubung ke port pararel di komputer anda, coba jalankan perintah yang dicetak tebal berikut ini di jendela MSDOS Prompt:
  6. C:\>dir >>LPT1
  7. Maksud dari perintah diatas adalah untuk membelokkan hasil tampilan perintah “dir” (perintah untuk penampilkan daftar isi dari suatu direktori) dari yang seharusnya ke monitor namun dialihkan ke port pararel komputer.
  8. Pastikan anda telah melakukan instalasi driver untuk printer tersebut.
  9. Pastikan anda telah memilih driver yang tepat untuk printer yang anda gunakan.
  10. Pastikan anda telah memilih port yang tepat untuk printer anda. Lihat opsi ini melalui menu printer poperties.
  11. Coba gunakan aplikasi teks editor standard untuk sistem operasi anda untuk mencetak sesuatu (misalnya notepad). Jika aplikasi teks editor anda dapat mencetak, maka kemungkinan besar kesalahan bukan pada printer anda.
  12. Cobalah untuk merubah setting printer anda menjadi “Default Printer” atau cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver untuk printer anda dengan nama printer yang lain dan ubahlah instalasi baru tersebut sebagai “Default Printer”.
  13. Pastikan anda memiliki space hardisk yang mencukupi. Kadang jika buffer tidak cukup maka data tidak dapat dikirim ke printer dengan sempurna.
  14. Cobalah untuk merubah setting “spooler” untuk printer anda melalui menu properties printer. Fitur “spooler” ini digunakan dengan tujuan agar anda tetap dapat menjalankan aplikasi ketika dilakukan pencetakan dokumen.
  15. Cek apakah ada resource yang konflik dengan port yang digunakan oleh printer anda. Gunakan bantuan “hardware troubleshooter” apabila terjadi konflik.

Kasus ini mungkin juga disebabkan oleh port komputer anda yang bermasalah. Untuk mengetahuinya, apabila langkah-langkah diatas sudah anda lakukan namun tidak menemukan “titik terang”, cobalah untuk memindah koneksi port printer anda ke port lain (misal USB1 ke USB3) atau cobalah printer anda di komputer lain.


2. Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas
Kasus ini umumnya disebabkan oleh kosongnya tinta atau toner printer atau habisnya karbon yang ada di pita printer anda . Cobalah untuk mengganti tinta, toner atau pita printer dengan yang baru. Jangan lupa untuk memeriksa apakah ada sesuatu yang menghalangi head dengan kertas (misalnya plastik segel pada printer baru). Ada kasus pada printer yang menggunakan tinta, dimana tinta yang masih berada di head printer telah kering karena printer lama tidak digunakan sehingga terjadi penyumbatan. Khusus untuk printer yang headnya dapat dilepas dengan mudah, masalah ini kadang dapat diselesaikan dengan cara yang sederhana berikut:
  1. Lepaskan head dan catridge dari printer.
  2. Pisahkan catridge tinta dari head.
  3. Pastikan anda tidak memegang-megang rangkaian elektronik yang ada disekitar head printer yang telah anda lepas karena dapat merusakkannya.
  4. Ambil air panas, tuangkan dalam mangkok.
  5. Celupkan ujung head ke dalam air panas yang ada dalam mangkok. Perhatikan jangan sampai air menyentuh rangkaian elektronika yang ada di sekitar head karena dapat merusakkannya.
  6. Goyang-goyangkan head tersebut hingga tinta yang ada di dalam head mencair.
  7. Ulangi langkah pencelupan (4 hingga 6) diatas dengan air panas yang baru hingga air panas yang baru tetap bening (tidak terkontaminasi tinta yang keluar dari head).
  8. Keringkan head dengan kain yang halus hingga benar-benar kering.
  9. Satukan kembali catridge tinta dengan head. Disarankan untuk menggunakan catridge yang masih baru.
  10. 10. Pasang kembali head dan catridge ke printer dan cobalah untuk mencetak. Untuk memudahkan pemahaman , ilustrasi berikut adalah gambaran langkah ke 4 hingga langkah ke 6 dari petunjuk diatas:


Bila anda telah mela kukan langkah -langkah pembersihan head seperti diatas namun hasilnya tetap sama, kemungkinan penyumbatan terjadi hingga bagian pipa penyaluran tinta. Bila hal ini terjadi, cobalah untuk menguapi saluran tinta head dengan uap panas hingga kira-kira tinta yang ada di dalam pipa mencair, kemudian ulangi langkah pembersihan head seperti diatas.


3. Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh
Kasus ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Coba ikuti petunjuk berikut :
  1. Periksa hubungan printer dengan komputer, apakah hubungannya sudah sempurna.
  2. Periksa kabel data yang anda gunakan. Cobalah mengganti dengan kabel data yang lain (jangan langsung beli, pinjam teman dulu kabel data untuk memastikan kerusakan ini agar anda tidak rugi).
  3. Periksa pula driver yang anda gunakan untuk printer, apakah sudah sesuai atau belum. Bila perlu, update atau install ulang driver dengan versi terbaru yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan pembuat printer.
  4. Periksa apakah dokumen atau data yang anda cetak rusak. Kesalahan pembacaan data yang disebabkan oleh kerusakan data dapat mengakibatkan hasil cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak tidak lengkap.
  5. Pastikan pengaturan halaman pada aplikasi yang anda gunakan telah benar.
  6. Pastikan anda masih memiliki kapasitas hardisk dan memori yang cukup untuk menuliskan buffer data.
  7. Periksa apakah printer anda memerlukan suatu prosedur maintenance pada saat tertentu. Untuk tipe printer tertentu, mungkin saja anda perlu untuk mengatur ulang setting printer anda setelah periode pemakaian tertentu.


4. Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menjadi penyebab hal ini seperti:
  1. Catridge printer belum terpasang atau belum terpasang dengan sempurna.
  2. Posisi pemasangan catridge tidak tepat.
  3. Catridge yang dipasang pada printer tidak cocok untuk printer tersebut.
  4. Tidak ada kertas di printer.
  5. Setelah kertas yang dimuat belum ditekan tombol kertas masuk/resume.
  6. Ada kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer.
  7. Periksa apakah “pintu” printer telah ditutup dengan sempurna.

Jika kemungkinan diatas tidak ada yang sesuai untuk mengatasi masalah anda, cobalah untuk mematikan printer beberapa saat dan kemudian menghidupkannya kembali.


5. Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya
Silakan mencoba petunjuk berikut untuk mengatasi masalah ini:
  1. Cobalah untuk memuat ulang kertas ke dalam printer.
  2. Bila ada, atur switch pilihan ukuran kertas sesuai dengan ukurannya.
  3. Periksa kemungkinan terlalu banyaknya le mbaran kertas yang termuat.
  4. Periksa apakah kertas dalam kondisi baik, tidak berkeriput atau melengkung.
  5. Periksa apakah ukuran kertas adalah sama untuk setiap lembarnya.
  6. Periksa apakah ada kertas lain yang tersumbat di dalam printer.
  7. Periksa apakah “pintu” printer sudah tertutup dengan sempurna.


6. Kertas tidak dapat keluar dari printer
Untuk melepaskan kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Matikan power printer.
  2. Lepaskan kabel power printer dari konektor (stop kontak) listrik.
  3. Keluarkan kertas dari penampan (bila ada).
  4. Buka pintu printer.
  5. Apabila dimungkinkan, lepaskan pintu printer dengan menarik pegangan di kedua sisinya kemudian angkat keatas.
  6. Buka pemisah kertas (bila ada).
  7. Pegang kertas yang tersumbat itu di kedua sisinya dan tarik keluar pelan-pelan.
  8. Setelah kertas berhasil dikeluarkan, tutup kembali pemisah kertas (bila ada).
  9. Pasang kembali pintu printer.
  10. Tutup pintu printer.
  11. Masukkan kertas ke penampan dan cobalah untuk mencetak kembali.


7. Hasil cetakan bergaris-garis
Untuk printer tinta, ada kemungkinan head printer kotor. Bersihkan head printer menggunakan cara penanganan kasus 2 diatas. Apabila tidak memecahkan masalah, cobalah ganti catridge tinta dengan yang baru dan biarkan semalaman, setelah itu coba gunakan lagi untuk mencetak. Untuk printer tipe dot-matrix, kasus ini kemungkinan disebabkan oleh adanya komponen penggerak head yang bermasalah. Pernah terjadi kasus seperti ini pada printer dot - matrik yang disebabkan oleh matinya salah satu transistor penggerak head. Pernah pula kasus ini disebabkan oleh rusaknya kabel data yang mengirimkan informasi ke head printer. Kalau kasus ini terjadi, mau tidak mau anda harus membawa printer dot-matrix anda ke tukang servis untuk mengganti komponen yang ada, kecuali anda paham tentang elektronika.


8. Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja
Pastikan anda menggunakan driver printer yang dikeluarkan secara resmi oleh produsen pembuat printer untuk printer anda. Pastikan pula driver tersebut dirancang untuk sistem operasi yang anda gunakan. Cobalah untuk menggunakan versi terbaru dari driver yang dikeluarkan. Pastikan pula anda telah memenuhi syarat yang diajukan oleh produsen printer untuk menggunakan suatu fitur tertentu.


9. Printer menjadi lambat dalam mencetak
Kasus ini kebanyakan disebabkan karena penuhnya memori, baik memori komputer maupun memori yang ada di dalam printer. Coba ikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi masalah ini:
  1. Bila anda menggunakan sistem operasi Microsoft Windows XP/2000/NT, pastikan anda masih memiliki sisa ruang hardisk sekurang-kurangnya 120 MB.
  2. Pastikan anda tidak menjalankan aplikasi lain yang menghabis kan memori.
  3. Pastikan komputer anda bersih dari “virus” komputer.
  4. Periksa kembali konfigurasi printer anda.
  5. Cobalah untuk melakukan defragmentasi hardisk.

6. Bila hal ini tidak memecahkan masalah, cobalah untuk membandingkan kecepatan mencetak dari printer anda di komputer lain. Apabila di komputer lain ternyata bisa lebih cepat, kemungkinan komponen-komponen mainboard yang menangani komunikasi antara komputer dengan printer anda sudah mulai “aus”.


10. Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor
Apakah anda menggunakan “True Type Font”? Penggunaan jenis font tersebut akan menghasilkan cetakan yang sama dengan apa yang ada pada layar. Cobalah untuk mengganti font yang anda gunakan dengan font yang berjenis “True Type Font”. Periksa pula apakah file font yang anda gunakan tersedia di komputer anda. Apabila anda menggunakan printer yang berjenis postscript, matikan opsi penggantian “True Type Font” dengan “PostScript Font” melalui menu “Printer Preferences”. Pastikan pula driver printer anda tidak bermasalah. Cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver menggunakan nama yang b erbeda atau update driver anda.


Source : http://sihar-hutahaean.blogspot.com/
Read more >>

Cara Memperbaiki Printer yang tidak berfungsi

<p>Your browser does not support iframes.</p>
memperbaiki printerMemperbaiki printer yang tidak berfungsi memang bisa mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Sebagian besar pengguna komputer kurang mengetahui bagaimana memperbaiki printer yang tidak berfungsi.

Printer yang sudah mati memang bisa dikatakan sudah mengalami kerusakan. Dan salah satu solusinya ialah dengan di perbaiki ke tukang service. Namun kali ini saya akan sedikit berbagi cerita bagaimana kalau printer itu hidup tapi tidak mau bekerja. Berikut ini solusinya saya kelompokan sesuai masalahnya.

1. Printer Normal tapi tidak mau ngeprint.
Berikut adalah langkah-langkah mengatasi masalah ini.
- Cek apakah kabel power dan datanya sudah tersambung dengan baik
- Cek driver printer apakah sudah terinstal pada komputer. Caranya buka di CONTROL PANEL >> PRINTERS AND FAXES.
- Jika driver sudah terinstal tapi tetap tidak mau ngeprint, coba kembali ke CONTROL PANEL>> ADMINISTRATIVE TOOLS >> SERVICES. Setelah itu cari kode PRINT SPOOLER dan klik RESTART THE SERVICE.

2. Lampu Printer Berkedip-kedip
Ada beberapa kemungkinan kenapa lampu printer berkedip-kedip, diantaranya:
a. Tidak ada kertas saat Proses print di mulai, solusinya cukup masukan kertas dan tekan tombol power atau yang disebelahnya.
b. Tinta habis atau cartridge perlu di Reset, caranya silahkan klik disini.
c. Ada potongan kertas yang nyangkut di dalam printer. Caranya keluarkan kertas tersebut dan tekan tombol power.

Sedua masalah diatas adalah masalah printer yang sering terjadi. Dan memperbaiki printer dengan kedua masalah diatas bisa kita lakukan dengan sendiri. Semoga tips komputer kali ini bermanfaat. Jangan lupa untuk berlangganan tips komputer terbaru lainnya. Terima kasih.
Source : http://tips-tipskomputer.blogspot.com
Read more >>

24 Oktober 2011

Tutorial memaksimalkan RAM Komputer

Tutorial memaksimalkan RAM Komputer



ram Tutorial memaksimalkan RAM KomputerPerhatikan jika Komputer Tidak menunjukkan Jumlah RAM yang sebenarnya
A : Ada banyak hal yang menyebabkan, diantaranya adalah :
  1. Cek fisik RAM anda dan perhatikan kaki-kakinya , pastikan semuanya memiliki warna yang seragam,

  2. ROM Shadowing Pada beberapa BIOS dan driver 16 bit, kadang-kadang memakai sebagian (baca : sedikit) RAM sebelum Windows dijalankan. Beberapa BIOS juga terdapat feature ROM shadowing yang akan mengcopy isi dari system dan video BIOS ROM ke RAM guna meningkatkan performa komputer (Pada DOS dan Windows 3.1 ).

  3. Hal ini karena kecepatan ROM lebih rendah dari RAM. Tetapi jika Anda memakai Windows 95/98/NT dengan memori yang minim sebaiknya feature ROM shadowing dimatikan saja (dari CMOS setup), karena Windows 95/98/NT jarang sekali mengakses ROM sehingga RAM tersebut dapat digunakan oleh Windows.

  1. Penggunaan VGA card on board dengan SHARED MEMORY(tidak memiliki memory) sehingga jika misalnya Anda memiliki RAM 32 Mb dan VGA card 2 Mb, maka RAM yang dapat digunakan hanya sebesar 30 Mb (32 Mb – 2 Mb). Jadi sebaiknya jangan memakai VGA card on board.

  2. Virtual device driver dijalankan dari system.ini. Untuk mengatasinya buka system ini dengan cara klik Start – Run – ketikkan sysedit. Pilih system.ini. Lalu editlah pada baris yang kira-kira digunakan untuk meload virtual device driver. Alternatif lainnya adalah dengan membuat file system.ini yang baru.
  3. Terdapat baris Maxphyspage pada file system.ini Silakan lihat pada file system.ini, apakah terdapat baris Maxphyspage atau tidak. Jika ya, hapus baris tersebut.

  4. Kesalahan pada CMOS setting. Pada beberapa komputer terdapat feature Memory Hole at 16 Mb atau Hold to 15 Mb RAM. Jika feature tersebut di enable maka jika Anda memiliki RAM yang lebih besar dari 15 Mb atau 16 Mb, Windows tetap akan mendeteksi sebesar 15 Mb atau 16 Mb. Untuk mengatasi hal ini, silakan di disable feature tersebut.

  5. Meload Ramdrive.sys dari config.sys Check your Config.sys file for a line containing “Ramdrive.sys.” If you have this line, it means you are using a RAM drive. To disable the RAM drive, remove or disable the line in the Config.sys file that contains “ramdrive.sys.” To disable the line, use a text editor (such as Notepad) to edit the Config.sys file and place a semicolon (;) at the beginning of the line. Buka file config.sys dengan Notepad. Cek pada file tersebut, apakah terdapat baris ramdrive.sys. Jika ya, hapus baris tersebut
Q : Setelah menambah RAM, mengapa RAM yang terdeteksi masih sama ?
A : Setelah Anda menginstall RAM, Anda harus melakukan Setup BIOS ulang. Caranya, pada saat pertama kali menghidupkan komputer sampai muncul logo BIOS, tekan Del (untuk beberapa komputer mungkin Ctrl+Alt+Del atau kombinasi key yang lain). Setelah selesai, pilih Save Setting and Exit. Sebagai tambahan informasi untuk setting tersebut, Anda bisa membaca pada manul booknya.
Q : Mengapa terjadi error setelah saya menginstall RAM baru ?
A : Anda bisa melihat pada manual booknya. Untuk beberapa BIOS : Jika Anda menginstall (misalnya) 2-4 Mb SIMMS dan 2-8 Mb SIMMS, Anda harus meletakkan RAM yang lebih besar pada Bank 1.
Q : Setelah saya menginstall RAM baru, mengapa sering terjadi Blue Screen ?
A : Pada komputer yang menggunakan bus 66 MHz (Pentium 133 atau yang lebih tinggi), dibutuhkan RAM dengan kecepatan 60 ns atau yang lebih tinggi. Anda bisa saja menggunakan RAM dengan kecepatan yang lebih kecil dari 60 ns tapi Anda harus mengubah setting Wait State pada BIOS. Ubahlah setting tersebut dari 0 (nol) menjadi 1 (satu).
Q :Mengapa muncul tulisan Parity Check Error ? A : Tulisan parity check error dapat muncul jika terdapat kerusakan pada salah satu RAM, salah satu proses DMA tidak berjalan dengan lancar, atau karena terdapat virus parity boot pada hard disk Anda.
Sumber Tutorial
Read more >>